Suksesnya Gathering Konsumen Baros City View

Suksesnya Gathering Konsumen Baros City View

Alhamdulillah, Puji syukur kehadirat Allah SWT pada tanggal 23 Desember 2018 hari minggu yang bertempat di Hotel Sutan Raja Soreang Kab. Bandung, Tim developer dan agency pemasaran dari Perumahan baros City View sukses menggelar acara Costumer Gathering Perdana Baros City View skema syariah.

Baros City view adalah project kesekian kalinya dari PT. Fajar Terbit dimana direkturnya adalah ketua dari DPD  Himpera (himpunan pengembang perumahan rakyat) Jawa Barat, salah satu komunitas developer terbesar di Indonesia.

Baros city view ini memang awalnya adalah proyek perumahan subsidi dengan kpr bank btn syariah dan yang sudah terbangun lebih dari seratus rumah dan 90% nya sudah terhuni. Namun karena developernya bertekad untuk hijrah maka per awal november skema kepemilikan rumah dari baros city view ini full 100% syariah, tanpa bank, tanpa bunga, tanpa riba, tanpa denda, tanpa sita , tanpa akad batil, dan tanpa hal-hal lain yang dilarang syariat.

Jadi gathering baros city view kemarin tanggal 23 desember 2018 merupakan gathering konsumen pertama yang dilaksanakan baros city view dengan skema kpr syariah. Konsep gathering adalah konsep paling efektif dalam pemasaran produk property syariah. Karena di dalam gathering dilakukan edukasi secara menyeluruh tentang apa itu konsep kpr syariah dan apa juga keunggulan dari baros city view ini.

Selain konsep kpr syariah, baros city view ini memiliki visi sebagai kawasan yang terintegrasi dengan pendidikan. Pak iswadi sebagai owner PT. Fajar Terbit sangat konsen pada dunia pendidikan maka di perumahan baros city view sudah ada Rumah Tahfidz yang dimulai dr usia paud. Awal tahun 2019 akan di bangun SDIT dan Insya allah thn 2021 juga akan di bangun SMPIT beserta SMK Enterpreneur. Jadi beruntung bagi yang ambil rumah di baros city view ini tidak usah jauh-jauh untuk menyekolahkan putra putri nya ke jenjang pendidikan islami yang berkualitas.

Kembali ke Acara gathering baros city view, acara yang dimulai pukul 09.30 ini di awali dengan lantunan ayat suci Al Quran, kemudian preview dari video project baros city view sendiri, setelah itu masuk ke acara inti dan yang paling ditunggu yaitu pemaparan spesial promo gathering yang dibawakan langsung oleh Pak Iswadi selaku direktur utama PT. Fajar Terbit. Acara yang dihadiri puluhan peserta baik calon kumsumen dan keluarga serta rekan-rekan agen pemasaran baros city view.

Acara inti dan paling ditunggu-tunggu oleh peserta gathering yang telah membayar NUP atau nomer urut pesanan sebesar 200rb (uang ini sudah termasuk ke dalam uang dp) namun jika tidak jadi ambil maka uang gathering ini dikembalikan 100% melalui transfer. Adalah mendengarkan pemaparan promo spesial gathering.

Ada beberapa promo spesial gathering baros city view kali ini yang hanya diberikan dan berlaku untuk peserta gathering yang sudah membeli nup. Antara lain :

1. Diskon sebesar 10 juta untuk pembelian kavling, jadi harga kavling seluas 60m2 hanya 53 juta saja dan bisa dicicil 12 bln dengan harga total tetap 53 juta.

2. Diskon dp sebesar 10 Juta untuk type apapaun, misal utk type 30/60 dp nya 28 jt maka di acara gathering ini cukup membayar dp 18 juta saja. Woww…asyiik bgt kan? Dan promo ini lah yang akhirnya membuat 80% peserta gathering booking ambil rmhnya krn jika booking selain hari gathering maka yang berlaku adalah harga normal.

3. Diskon sebesar 25 Juta atau hadiah umroh plus diskon 5% setiap pembelian unit villa type 60/120 secara cash.

4. Pembelian skema apapun untuk rumah type apapun di acara gathering di blok Q maka serahterima rumah maksimal 12 bulan. Jadi rumah bisa dihuni lebih cepat jika dibandingkan dengan skema normal sesuai tabel STR yang ada di pricelist.

Jadi dengan promo-promo kejutan gathering baros city view di atas, ga heran jika banyak peserta gathering yang langsung booking di hari tersebut.

Insya Allah perumahan syariah baros city view ini akan kembali mengadakan gathering, untuk update infonya silahkan bisa cek di web utama kami di BAROS CITY VIEW

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah untuk mendapatkan hunian yang bebas riba, Aamiin.

Wilayah bandung selatan sekarang jadi Rawan Banjir

bandung rawan banjir

Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung pada Rabu (7/11/2018) malam, sejumlah daerah di wilayah Bandung Selatan ini pada Kamis (8/11/2018), terendam banjir. Banjir ini akibat dari meluapnya Sungai Citarum.

Seperti yang dikutip dari laporan harian tribun jabar berikut :

https://www.google.com/amp/jabar.tribunnews.com/amp/2018/11/08/banjir-kembali-terjang-kabupaten-bandung-akibat-hujan-deras-tadi-malam-sungai-citarum-pun-meluap

Banjir kembali merendam kecamatan langganan banjir tiap tahunnya yakni Kecamatan Baleendah. Menurut keterangan warga sejak semalam banjir mulai merendam Kelurahan Baleendah dan Kelurahan Andir dengan ketinggian mencapai satu meter.

Menurut pantauan Tribun Kamis (8/11/2018) pagi, air juga tampak menggenang di Kampung Bolero Desa/Kecamatan Dayeuhkolot dengan ketinggian air mencapai 50 centimeter lebih.

Dari malam juga sudah naik ke pemukiman. Sehabis magrib ada lah jam tujuhan,” kata Juhana (54) warga Andir Baleendah di lokasi.

Menurutnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung tadi malam sangat deras. Sehingga air cepat naik dan merendam pemukiman warga. Dan menjelang tengah malam air semakin naik merendam rumah-rumah warga.
Sejak musim hujan tiba, dan mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Barat, seminggu lalu memang terjadi peningkatan volume air Sungai Citarum. Karena volume air tersebut merupakan air kiriman dari beberapa wilayah perkotaan dan wilayah Bandung selatan.

“Iya ini mah kan kiriman dari kota, Majalaya, Pangalengan, Ciwidey dan lain-lain. Sudah semingguan air mulai terisi, sekarang baru meluap,” katanya.

Meski hujan sudah reda tadi pagi air masih menggenang rumah warga di Kelurahan Andir dan Baleendah. Meski ketinggian air sudah mulai surut hingga 80 sentimeter.

“Iya ini pertama kali banjir lagi musim ini. Warga yang rumahnya terendam mulai pada ngungsi lagi seperti biasa,” katanya.

Nah, penting bagi kita semua saat ini untuk memiliki rumah atau hunian yang bebas banjir di bandung khususnya area bandung selatan,

Salah satu pengembang perumahan rakyat yaitu PT. Fajar Terbit menghadirkan sebuah project perumahan di daerah baros kecamatan Arjasari Banjaran. Dengan mengusung konsep kawasan pendidikan islami dengan view pegunungan, dan saat ini sudah terbangun dan terhuni ratusan unit dan Alhamdulillah tidak pernah banjir.

Nama perumahannya adalah Baros City View, Bagi yang Ingin tau detail perumahannya seperti apa, Silahlan klik Baros City View

Rumah Subsidi identik dengan pembiayaan bank

Rumah Subsidi identik dengan pembiayaan bank

Rumah Subsidi identik dengan pembiayaan bank

Menurut data Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Maurin Sitorus mengatakan, saat ini ada 13,5 juta keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah.

Sumber : https://ekonomi.kompas.com/read/2016/09/17/191946826/kementerian.pupr.13.5.juta.keluarga.indonesia.belum.miliki.rumah

Oleh karena itu sebagai solusi pemerintah Indonesia melalui  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menyelenggarakan program rumah bersubsidi. KPR rumah ini juga disebut KPR sejahtera FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Program ini diberikan untuk masyarakat yang benar-benar berasal dari kalangan menengah ke bawah dan memang belum memiliki rumah.

Dalam teknisnya pemerintah melalui  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menunjuk beberapa bank sebagai penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Jadi uang subsidi ini disalurkan melalui bank – bank yang ditunjuk pemerintah.

Agar memenuhi segmen menengah ke bawah yang kebanyakan kesulitan memiliki rumah karena besarnya dp (down payment) dan besarnya cicilan bulanan. Maka program rumah subsidi ini menghadirkan dp sekecil2nya dibawah 5% bahkan sampai hanya 1 persen saja dengan cicilan 800rb per bulan dengan harapan masyarakat berpenghasilalan pas2an antara 2 – 3 Juta per bulan bisa memiliki rumah dengan fasilitas ini.

Karenanya Rumah subsidi rata rata menawarkan tipe rumah yang kecill. Biasanya luasan mulai dari 21 sampai 36 meter persegi dengan luas tanahnya sekitar 60 sampai 72 meter persegi. Dan rata-rata rumah subsidi hanya memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Dengan kapasitas ini, rumah subsidi hanya cukup untuk keluarga kecil dengan satu atau dua anak saja. Meski demikian kehadiran rumah subsidi ini menjadi harapan bagi keluarga menengah ke bawah untuk segera memiliki rumah.

Namun, bagi keluarga muslim kalangan menengah ke bawah yang sudah paham bahaya apa itu riba sangat mengharapkan hadirnya perumahan bersubsidi namun tidak ada kaitannya dengan perbankan dalam proses kepemilikannya. Selain dilarang Syariat. Praktek kpr melalui perantaraan perbankan baik bank konvensional ataupun bank syariah masih terdapat akad-akad yang batil yang tidak diperbolehkan dalam kaidah fikih Muamalah. Dan masih banyak syarat-syarat administrasi yang ribet misal harus ada slip gaji ataupun harus melewati proses bi checking.

Alhamdulillah kini telah hadir perumahan subsidi syariah termurah dan terbesar di bandung selatan tepatnya di baros Arjasari Banjaran dengan nama project Baros City View, dimana developernya adalah Develover Berpengalaman yang tergabung ketua HIMPERA JAWA BARAT yang sudah membangun perumahan lebih dari 5 juta unit rumah subsidi,  dan project baros city view ini awalnya memang project flpp atau rumah subsidi dan mulai november 2018 berkomitmen untuk hijrah 100% kpr perumahannya tanpa pembiayaan bank.

Detail info perumahannya silahkan klik Baros City View

apa itu kpr syariah

Apa itu KPR Syariah ?

apa itu kpr syariah

Kenapa sih ada mesti ada property / perumahan syariah? Tanpa pembiayaan bank lagi

Memangnya apa bedanya dengan KPR umumnya?

Mungkin pertanyaan tersebut pernah muncul di benak Anda, Kali ini kami akan mencoba menjelaskan beberapa konsep umum perumahan Kpr syariah yakni sebagai berikut :

1. Tanpa Bank
Karena Bank meminjamkan uang ke konsumen. Lalu dari hasil pinjaman konsumen tersebut, bank membayarkan ke Developer. Uang pinjaman yang diberikan ke developer kemudian ditagih bank lewat cicilan yang berbeda total nilainya (karena ada bunga yang ditetapkan), ini termasuk RIBA.

Oleh karena itu kami tidak mengajak pihak bank untuk terlibat dalam transaksi. Jadi akad Jual belinya hanya antara Anda sebagai pembeli dengan developer. Kelebihan lainya, tidak akan ada BI Checking sehingga proses cenderung lebih simpel dan mudah.

2. Tanpa Bunga
Cicilan di perumahan syariah umunya bersifat tetap setiap bulannya, tanpa ada penambahan ataupun pengurangan. Opsi harga yaitu cash atau kredit, itu pun sudah disampaikan nominalnya sebelum akad dan tidak akan berubah bertambah walaupun suku bunga naik turun. Jadi pilihan harganya tergantung Anda yang menentukan.

3. Tanpa Denda
Jika Anda telat membayar ketika mencicil di dalam KPR konvensional, tentu Anda akan terkena denda BILA TERLAMBAT BAYAR ANGSURAN. Berbeda dengan KPR syariah, Anda tak akan kena denda. Anda akan hanya dikenakan surat peringatan sebagai pengingat komitmen bayar hutang atau resechedule pembayaran jika dirasa Anda tidak bisa menepati cicilan di tanggal tertentu.

4. Tanpa Sita
Jika pun Anda di tengah jalan tak sanggup lunasi cicilan, padahal di sisi lain Anda sudah menempati rumah beberapa lama, maka developer akan mendorong Anda untuk menjual rumahnya atau dibantu dijualkan. Hasilnya sebagian untuk bayar sisa hutang ke developer dan sisanya Anda kantongi sendiri. Untung bukan? Tidak akan disita, karena Anda sudah memiliki hak rumah 100%. Anda pun bisa menjual aset lain untuk melunasi cicilan tersebut.

5. Tanpa Akad Bermasalah
AKAD PROPERTI SYARIAH ADALAH JUAL BELI, BUKAN PINJAM MEMINJAM YANG RIBA (HARAM) HUKUMNYA BILA DILEBIHKAN.
Akad antara pembeli dan developer adalah akad jual beli _istishna_ (pesan bangun, bersifat indent) jika unit rumah belum tersedia. Bisa juga dengan akad jual beli kredit jika unit rumah sudah tersedia.

Bila di BANK KONVENSIONAL maupun SYARIAH akadnya masih berupa pinjaman yang dapat menghasilkan RIBA bila ditambahkan margin/keuntungan buat bank.

6. Tanpa Asuransi
Konsep asuransi itu berandai-andai: andai kata sakit; andai kata kecelakaan; andai kata meninggal, dan andai-andai lainnya. Oleh karena itu dalam asuransi ada unsur :
JUDI – RIBA – GHOROR (Ketidakjelasan)

RIBA: Klien bila ada masalah dapat klaim yang bisa langsung diganti walaupun baru 1 kali bayar premi. Apabila yang diklaim lebih besar dari premi yang sudah masuk BERARTI RIBA NASIYAH.

JUDI: Klien yang sudah bayar premi puluhan tahun, tapi ternyata tidak ada klaim akan merasa rugi. Bila ada unsur untung-rugi karena pertaruhan maka masuk kategori judi.

GHOROR: Tidak jelas kapan ada musibah, tidak jelas kapan dapat uang klaimnya, SEDANG PREMI BAYAR TERUS.

7. Tanpa BI CHECKING
Kaidahnya saling percaya. Saat verifikasi dan wawancara dengan calon pembeli harus jujur. Insya Allah karena kita mengusung Syariah, kecenderungan calon pembelinya pun juga jujur.

Tetap kita minta rekening koran 3 bulan terakhir, slip gaji (untuk karyawan) atau catatan hasil usaha (untuk wirausaha). Namun, apabila tidak ada, Anda bisa bawa dokumen pengganti yang sekiranya mewakili pemasukan keuangan Anda.

8. Tanpa Agunan barang yg diperjualbelikan
Syariat melarang untuk menjaminkan barang yang sedang diperjualbelikan. Krn setelah akad jual beli terjadi, rmh sudah menjadi hak sepenuhnya pembeli meski masih menyicil. Karenanya dalam prakteknya sertifikat tidak boleh dijadikan agunan.

Opsi agar semua pihak aman maka sertifikat nantinya bisa dititipkan di pihak ke 3 (deposit box/notaris), atau skema yg lainnya.

nah, salah satu perumahan yang sudah menjalankan skema kpr syariah ini adalah Baros City View.

Kalau tidak kpr riba kapan punya rumah

dosa kpr rumah riba

KALAU TIDAK KPR RIBA, BAGAIMANA BISA PUNYA RUMAH DI ZAMAN INI?

Oleh : dr. Raehanul Bahraen

Ini adalah ungkapan sebagian orang yang mungkin belum paham benar dan semoga Allah membuatnya paham dan segera kembali ke agama untuk merasakan bahagia yang hakiki

Ungkapan yang sering kita dengar:

“Kalau gak pakai KPR yang riba, Kita ngontrak terus ya? Gak akan punya rumah selamanya?”

Saudaraku..
Mari kita renungkan. Kita tidak berdosa jika kita tidak punya rumah, tetapi kita berdosa jika membeli rumah dengan cara riba. Punya rumah tidak wajib, tetapi menghindari riba itu wajib

Saudaraku..
Jika kita pandang dengan “kacamata akhirat”
Bukan kah kita di dunia ini ibarat seperti “ngontrak”. Rumah itu bukan punya kita selamanya. Suatu saat kita akan tinggalkan selamanya

Saudaraku..
Kita tinggalkan riba dan PASTI Allah ganti dengan yang lebih baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻦْ ﺗَﺪَﻉَ ﺷَﻴْﺌًﺎ ﺍﺗِّﻘَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺃَﻋْﻄَﺎﻙَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺧَﻴْﺮًﺍ ﻣِﻨْﻪُ

Sesungguhnya tidaklah Engkau meninggalkan sesuatu karena ketakwaan kepada Allah Ta’ala, kecuali Allah pasti akan memberikan sesuatu (sebagai pengganti, pen.) yang lebih baik darinya.” (HR. Ahmad, shahih)

Sebenarnya jika ragu-ragu meninggalkannya, bisa jadi ragu dengan Allah yang akan memberi ganti lebih baik. Apakah kita termasuk yang ragu-ragu?

Bagaimana solusinya?
Islam dan syariatnya adalah solusi dan sempurna, hanya saja terkadang tidak sesuai dengan hawa nafsu kita yang jelek ini

Beberapa solusi agar punya rumah sendiri:

1. Rajin bekerja dan menabung
2. Tidak boros dan sering membuang-buang harta
3. Jika memungkinkan, bisa beli rumah di daerah pinggir yang tanah masih murah, asalkan lingkungannya baik (bisa juga mengajak beberapa orang membeli tanah kavling)
4. Bisa mencicil beli tanah dahulu, baru membangun rumah pelan-pelan, walaupun kecil dahulu
5. Jika susah ada dana tambahan, rumah lama yang bisa kita jual dan beli rumah baru yang lebih besar atau posisinya lebih baik.

atau bisa juga dengan membeli secara kredit dengan KPR SYRIAH, KPR tanpa perantara perbankan dan tanpa unsur-unsur riba.

Bagaimana kalau memang sangat sulit tidak punya rumah?

Bersabarlah sampai punya rezeki untuk membeli rumah

Sampai kapan sabarnya?

Sabar sebentar saja, karena hidup di dunia ini hanya sebentar “sehari atau hanya setengah hari saja”

Allah berfirman,

قَالَ كَمْ لَبِثْتُمْ فِي الأرْضِ عَدَدَ سِنِينَ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ فَاسْأَلِ الْعَادِّينَ قَالَ إِنْ لَبِثْتُمْ إِلا قَلِيلا لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?” Mereka menjawab: “Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.” Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui” (QS. Al Mu’minuun: 112-114).

Hidup yang penting berkah dan bahagia. Hidup tenang tanpa riba lebih nyaman. Daripada hidup dikejar-kejar hutang

Satu hal yang ingin kami sampaikan
agar jadi kebaikan bagi saudara kami, Allah dan Rasul-Nya telah mengumumkan perang bagi pelaku riba. Tapi mengapa masih ada yang menerima tantangan perang dari Allah dan Rasul-Nya?

Allah berfirman,

. فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ

“Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (QS Al Baqarah: 278-279)

Kami doakan saudara kami kaum muslimin, bisa membeli rumah tanpa riba. Bahagia dengan rezeki dan qana’ah. Aamiin Ya Allah..

Dan Alhamdulillah saat ini telah hadir perumahan syariah dengan lingkungan dan fasilitas pendidikan islami, dimana masjid akan menjadi pusat kegiatan.

Dan untuk memiliki hunian yang bisa kpr tanpa riba, tanpa biaya dan cicilan yang besar. Anda penasaran ? Silahkan KLIK DISINI

bahaya dosa riba

12-bahaya-dosa-Riba

12 Bahaya Dosa Riba

12-bahaya-dosa-Riba

Berikut ini adalah 12 Bahaya Riba yang Harus kita Ketahui :

1. Hilangnya Keberkahan pada Harta Riba

Allah SWT berfirman:

يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah.” (QS. Al-Baqarah: 276)

Berapapun banyaknya harta hasil Riba yang kita miliki, Allah akan memusnahkannya, sudah banyak contohnya.

2.Dibangkitkan di Hari Kiamat dalam Keadaan Gila

Orang yang berinteraksi dengan riba akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat kelak dalam keadaan seperti orang gila.

Allah ta’ala berfirman:

  الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لا يَقُومُونَ إِلا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا إِنَّمَا الْبَيْعُ مِثْلُ الرِّبَا وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَى فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ وَمَنْ عَادَ فَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 275)

Ibnu Katsir rahimahullah berkata ketika menjelaskan ayat di atas,”Maksudnya, tidaklah mereka berdiri (dibangkitkan) dari kubur mereka pada hari kiamat kecuali seperti berdirinya orang yang kerasukan dan dikuasai setan.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/708)

3. Disiksa dengan Berenang di Sungai Darah dan Mulutnya Dilempari Bebatuan

Orang yang berinteraksi dengan riba akan disiksa oleh Allah dengan berenang di sungai darah dan mulutnya dilempari dengan bebatuan sehingga ia tidak mampu untuk keluar dari sungai tersebut.

Diriwayatkan dari Samuroh bin Jundub radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda menceritakan tentang siksaan Allah kepada para pemakan riba, bahwa “Ia akan berenang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada seseorang (malaikat) yang di hadapannya terdapat bebatuan, setiap kali orang yang berenang dalam sungai darah hendak keluar darinya, lelaki yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan bebatuan ke dalam mulut orang tersebut, sehingga ia terdorong kembali ke tengah sungai, dan demikian itu seterusnya.”. (HR. Bukhari II/734 nomor 1979)

4.Allah Tidak Akan Menerima Sedekah, Infaq dan Zakat yang Dikeluarkan dari Harta Riba

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

 أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا

Wahai manusia, sesungguhnya Allah itu maha baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik.” (HR. Muslim II/703 nomor 1015, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu).

5.Tidak Akan Didengarkan dan Dikabulkan doanya Bagi Pemakan Riba

Di dalam hadits yang shohih, Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menceritakan :

 ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِىَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

Bahwa ada seseorang yang melakukan safar (bepergian jauh), kemudian menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku!” Akan tetapi makanan dan minumannya berasal dari yang haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan oleh barang yang haram. Maka bagaimana mungkin do’anya akan dikabulkan (oleh Allah)?”. (HR. Muslim II/703 no. 1015).

6.Memakan Harta Riba Menyebabkan Hati Menjadi Keras dan Berkarat

Allah ta’ala berfirman:

كَلا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al-Muthaffifin: 14)

Diriwayatkan dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

  أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Ketahuilah di dalam jasad terdapat sepotong daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh badan. Namun jika ia rusak, maka rusaklah seluruh badan. Ketahuilah sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari 1/28 no. 52, dan Muslim III/1219 no.1599)

7.Badan yang Tumbuh dari Harta Riba akan Berhak Disentuh Api Neraka

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Ujroh radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

يَا كَعْبُ بْنَ عُجْرَةَ إِنَّهُ لاَ يَرْبُو لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram, akan berhak dibakar dalam api neraka.” (HR. At-Tirmidzi II/512 no.614. dan dinyatakan Shohih Lighoirihi oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih At-Targhib wa At-Tarhib II/150 no.1729).

Dikarenakan harta riba itu haram, maka pemakan harta riba terkena ancaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada hadits Ka’ab bin ‘Ujroh tersebut.

8.Allah dan Rasul-Nya Melaknat Orang yang Berinteraksi dengan Riba

Hal ini berdasarkan hadits shohih berikut ini:

 عَنْ جَابِرٍ قَالَ : لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

Dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya.” Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa). (Diriwayatkan oleh Muslim III/1219 no. 1598).

9.Memakan Riba Lebih Buruk Dosanya daripada Perbuatan Zina

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

 دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui bahwa yang didalamnya adalah hasil riba, dosanya itu lebih besar daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih mengatakan bahwa hadits ini shahih).

10.Paling Ringannya Dosa Memakan Riba itu Seperti Dosa Seseorang yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

 الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ

Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri.” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa Hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya).

11.Siap Mendapat Azab Allah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا ظَهَرَ الزِّناَ وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوْا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ الله

Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” (HR. Al Hakim. Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi)

12.Kekal Abadi didalam Neraka

Allah ta’ala berfirman:

فَمَنْ جَاءَهُ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّهِ فَانْتَهَىٰ فَلَهُ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

“Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. al-Baqarah : 275)

Sungguh mengerikan ancaman Allah dan Rasul Nya kepada siapa saja yang masih melakukan praktek Riba. Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, Berani Melawan Allah dan Rasul Nya ?

sumber :

12 BAHAYA AKIBAT DOSA RIBA